Rabu, 22 Mei 2013

Sholat Subuh Berjamaah adalah Bukti Suatu Ijazah dari Allah


Saudaraku muslim, di antara keutamaan sholat Subuh adalah Allah SWT telah menjadikannya sebagai suatu syahadah (kesaksian, bukti), khususnya bagi orang yang konsisten menjaganya. Karena, sholat Subuh disaksikan oleh para malaikat yang mulia, selain para malaikat yang turut menyaksikan sholat sholat lainnya , yaitu sholat Subuh dan Ashar.
Rasulullah SAW bersabda :
Malaikat malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu sholat Subuh dan Ashar. Setelah itu, malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit, lalu Allah bertanya kepada mereka – dan Dia lebih tahu tentang mereka-, “Bagaimana kalian tinggalkan hamba hamba Ku?” Mereka menjawab, “ Kami meninggalkan mereka dalam keadaan sholat, dan kami datang kepada mereka ketika mereka sholat” (HR Bukhari)
Qodhi bin Iyadh ra berkata, Hikmah mengapa mereka berkumpul pada sholat Subuh dan Ashar, karena itu termasuk kelembutan dan permuliaan Allah SWT terhadap hamba hambaNya, dengan menjadikan para malaikatNya berada dalam kondisi para hamba sedang beribadah  , sehingga kesaksian malaikat untuk mereka menjadi kesaksian terbaik.
Al Hafizh Ibnu Hajar ra berkata, “ Hikmah mengapa Allah SWT bertanya kepada malaikat, padahal Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, adalah meminta kesaksian mereka tentang anak Adam bahwa mereka berbuat baik.
Tidakkah anda melihat, bagaimana Allah mengagungkan orang orang yang konsisten memelihara sholat Subuh dan Ashar di hadapan para MalaikatNya, dan Allah menjawab pertanyaan mereka tentang mengapakah manusia diciptakan dengan kesaksian para malaikat sendiri terhadap makhluk yang bernama manusia itu ? “ Kami tinggalkan mereka dalam keadaan mereka sholat, dan kami datang kepada mereka dalam keadaan mereka sholat”, begitulah kesaksian malaikat.
Manusia hari ini, rela mengorbankan apapun demi memperoleh syahadah (Sertifikat, ijazah) berisikan nilai, yang dibubuhi tanda tangan seorang pemimpin besar. Mereka memajang sertifikat itu dan meletakkan pada bingkai paling besar dan menempatkannya dalam ruangan rumah atau kantor kerja yang paling terlihat. Mereka memajangnya untuk menunjukkan betapa dirinya adalah ahli dan professional dalam bekerja.
Adapun untuk mendapatkan syahadah (kesaksian) dari Dzat yang segala sesuatu sudah ada nilai di sisiNya, dan timbanganNya berlaku walaupun untuk sebiji dzarroh, maka kami hanya bisa katakan, Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, menyedihkan sekali!” Banyak orang tidak ada semangat, tidak ada yang mencarinya selain beberapa gelintir hamba Allah yang beriman. Pada pandangan kami, mereka adalah yang keluar rumah pada waktu hari masih gelap untuk melaksanakan sholat Subuh, setiap malam bagi mereka adalah malam Lailatul Qadr,  maka Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang orang seperti ini.

Ngorok...(1)

Kali ini pembahasan ngorok bukan lagi tentang estetika atau kesopanan. Tetapi lebih karena penyakit yang menjadi penyebabnya atau juga kebiasaan lain yang menyertainya.

Ngorok yang pada awalnya tidak pernah dialami sebelumnya, menjadi hal yang menjadi biasa dialami. Awalnya ngorok biasa, suaranya pelan. Lama kelamaan suara makin keras dan berat.
Seharusnya ini bisa jadi pertanda bahwa ngorok yang semakin keras dan berat itu pertanda adanya gangguan kesehatan si penderita, dan bukan hanya terkait tentang kesopanan atau norma semata.

Ngorok berawal dari tersumbatnya saluran pernapasan ketika tidur. Pada saat mengambil nafas, sehingga menimbulkan getaran pada langit-langit suara dan menimbulkan suara. Suara inilah yang kita kenal dengan sebutan ngorok.
Ada orang yang malu ketika teman/kerabatnya memberitahu bahwa dia suka mengorok kalau tidur. Seharusnya bukan hanya diberi tahu, tetapi juga dianjurkan untuk konsultasi ke dokter. Bisa saja kan penyebab ngorok itu karena ada hipertrofi konka (pembesaran saluran hidung), sinusitis, flu yang berkepanjangan dan sebab lain yang memerlukan perawatan medis.

Ada seorang teman yang mengeluh sering flu. Tapi dia tak pernah menganggapnya serius, hanya sekedar flu dan batuk biasa. Teman tersebut mengeluh, makin lama flu yang diderita bukan semakin ringan malah semakin berat karena tidak tertangani dengan baik. Bahkan jika dulu dia flu hanya 3 hari, pada kali yang lain dia mengalami flu hingga 2 minggu, kemudian 4 minggu dan makin bertambah panjang waktu flu-nya. Dan sering disertai sekret yang mengental, mula-mula berwarna putih, kemudian kuning, bahkan sering sampai berwarna hijau dan menimbulkan bau yang tak sedap.
Jika dia berusaha mengeluarkan sekret tadi, hidungnya suka ikut berdarah dan terasa panas. Belum lagi muka terasa tertekan dan penuh tapi hidungnya makin mampet.
Ditambah jika malam hari, tidurnya selalu mendengkur. Dia juga sering terbangun tiba-tiba karena terasa tersedak dan tak bisa bernafas, tapi sejenak kemudian tertidur lagi.
Hal ini sering dialami dan amat mengganggu kualitas hidupnya.

Pagi hari dia merasa pusing karena malam sering terbangun, dan di kantor sering tertidur tiba-tiba karena merasa jam tidurnya kurang. Ini terus berlangsung hingga suatu hari dia kembali mengalami flu dan belum sembuh sepenuhnya. Kali ini dia bukan hanya merasa kurang tidur, tapi hidung tersumbat dan parahnya lagi diikuti peradangan dan batuk.
Nah kan...malah jadi makin parah.

Dan dari ngorok ini bisa saja timbul penyakit lain yang lebih berbahaya :
1. Jantung
2. Hipertensi
3. OSA (Obstructive sleep apnea)
4. penyakit lain yang timbul sebagai efek domino dari ngorok tadi.

Akibat ngorok itu juga macam-macam, mulai dari terhambatnya saluran pernapasan dan sebab karena penyakit lain.
Teman yang tadi sering ngorok pada akhirnya memberanikan diri untuk periksa ke dokter THT. Karena suatu hari tiba-tiba telinganya seperti tertutup sebelah.
Pada saat diperiksa telinga, tidak ada masalah yang berarti, tapi masalah baru muncul ketika hidung diperiksa. Ternyata pada daerah sinus yang ditekan oleh dokter. Ada pembesaran kelenjar disana.
Ia pun kaget, karena tak terlalu merasakan gejala ini.
Dokter mengirim teman ini ke bagian radiologi untuk diperiksa lebih lanjut. Teman ini didiagnosa menderita rinusinusitis kronis.

Bersambung ke Ngorok...(2)



Rabu, 24 April 2013

Fakta tentang KA'BAH


Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi.
Fakta ini telah diteliti melalui sebuah penelitian ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan
perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata
menggantung di kawasan yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya?.”
Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka
mengumumkannya di internet, tetapi sayangnya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi  dibalik penghapusan website tersebut.
Setelah melakukan kajian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Kaabah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite (tidak
berujung), hal ini dibuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.
Para penyelidik Muslim mempercayai bahawa radiasi ini mempunyai ciri-ciri dan menghubungkan antara Kaabah di planet Bumi dengan Kaabah di alam akhirat.

Makkah Pusat Bumi
Prof. Hussain Kamel mencari suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya
ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis di atas peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama
kedudukan ketujuh benua terhadap Makkah dan jarakmasing-masing.
Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan garis bujur dan garis lintang.
Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sukar dan berat itu, ia dibantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi- variasi yang berbeda, dan banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemui, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.
Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik
pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada masa yang sama, ia bergerak
bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al- Arabiyyah, edisi 237, Ogos 1978).
Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama
ketika kajian-kajian lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi
waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahawa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama
usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab.
Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.

Kajian ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan
bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, kajian ini diterbitkan di dalam banyak
majalah sains di Barat. Allah berfirman di dalam al-Quran al-Karim sebagai berikut:
‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al-Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi
peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya ..’ 
(Asy-Syura: 7)
Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. 
Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai erti yang penting di dalam kultur Islam.
Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber
dari semua negeri lain,sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini.
Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

Makkah atau Greenwich
Berdasarkan pertimbangan yang saksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana 
yang dikuatkan oleh kajian-kajian dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-
benar diyakini bahawa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang bermula empat dekad yang lalu.
Ada banyak perbalahan ilmiah untuk membuktikan bahawa Mekah merupakan wilayah kosong bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Britain. GMT dipaksakan pada dunia ketika 
majoriti negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggeris. 
Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu solat.

12 FAKTA TENTANG KA'BAH YANG JARANG KITA KETAHUI
1. Mekah adalah kawasan yg mempunyai gravitasi sangat stabil

2. Karena tekanan gravitasinya sangat tinggi, disitulah berpusatnya suara - suara yg tidak dapat di dengar oleh telinga

3. Tekanan gravitasi yg tinggi memberikan kesan langsung kepada sistem imun tubuh untuk bertindak sebagai pertahanan dari segala macam penyakit

4. Doa akan terkabul karena situlah tempat gema atau ruang dan masa serentak

5. Apa yg diniatkan di hati adalah gema yg tidak dapat didengar tetapi dapat dirasakan frekuensinya.

6. Teknologi satelit & gelombang radio pun tidak dapat menangkap apa yg ada di dalam ka'bah. Frekuensi radio bahkan tidak mungkin mendengar apa - apa yg ada didalam ka'bah karena tekanan gravitasinya yg tinggi.

7. Tempat yg paling tinggi tekanan gravitasinya sehingga mempunyai kandungan garam dan aliran anak sungai dibawah tanah yg banyak. itulah sebabnya jika bersembahyang di masjidil haram yg walaupun terbuka tanpa atap tetap terasa sejuk.

8. Tidur dengan posisi menghadap kabah secara otomatis otak tengah akan terangsang sangat aktif hingga tulang belakang & menghasilkan sel darah merah.

9. Pergerakan mengelilingi ka'bah searah jarum jam membuat peredaran darah didalam tubuh meningkat. karna itulah kita jadi bertenaga dan rata - rata orang yg berada di mekah senantiasa sehat dan panjang umur.

10. Angka 7 itu membawa maksud kepada bilangan tidak terhingga atau terlalu banyak. Dengan melakukan 7 kali putaran sebenarnya kita melakukan ibadah yg tidak terhingga jumlahnya.

11. Larangan memakai topi, songkok, atau menutup kepala karana rambut dan bulu roma (lelaki) adalah ibarat antena untuk menerima gelombang yg baik selama berada di ka'bah

12. Setelah selesai semua barulah bercukur. Tujuannya untuk melepaskan diri daripada larangan - larangan didalam ihram. Namun rahasia sebenarnya adalah untuk membersihkan "antena" kita dari segala kotoran.
tahun lalu

Selasa, 16 April 2013

Saat si kecil sudah 7 tahun

Usia si kecil sudah lewat 7 tahun. Usia yang sudah cukup dianggap besar untuk disebut sebagai anak-anak. Dia sudah kelas 2 SD. Dan alhamdulillah, makin bisa konsentrasi sama pelajaran di sekolahnya. Bikin hati ini makin sayang sama Sabrina. Dia juga senang membaca al-quran. Kadang nggak sabaran karena pengen cepet bisa baca al-quran, Waktu aku tanya kenapa pengen cepet-cepet bisa baca al-quran katanya  "Aku pengen Allah sayang sama aku Ma...."

Subhanallah....
Indahnya hatimu nak...Di usiamu yang masih begitu belia, Sabrina ingin selalu disayang Allah..
Tapi yang terkadang, bikin hati ini begitu 'nyes' melihat keinginannya yang begitu kuat belajar al-quran.
Memang keinginanku untuk Sabrina agar dia bisa mencapai cita-citanya, tapi tidak meninggalkan kodratnya sebagai muslimah. Artinya jadi apapun nanti, ia tetap sholat 5 waktu, puasa, zakat, berhijab dengan pakaiannya, sholat dhuha, mengaji dan ibadah lain yang membuat derajat terangkat. Aku ingin dia jadi muslimah dan seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat.

Ada beberapa kejutan yang aku dapatkan di usianya yang ke 7.
Dia mulai konsentrasi dengan pelajaran di sekolah. Hal yang begitu aku syukuri karena sepertinya dulu sulit untuk Sabrina berkonsentrasi. Dia mulai patuh pada aturan rumah dan sekolahnya. Dia begitu rajin dengan semua PR-nya yang didapat dari sekolah, tempat les dan juga kumon. Semuanya ingin dia kerjakan, tugas yang sulit sekalipun. Alhamdulillah, rasanya ingin mendampingi-nya terus sampai akhir hayatku. 
Dia juga senang sekali bermain sepeda, roller blade dan permainan edukasi lain. 

Kejutan lain yang aku dapatkan, dia minta adik...what a surprised....
Untuk permintaan yang satu ini aku bingung menjawabnya. Dan sampai kinipun aku agak bingung untuk menjawabnya. 

Ada lagi yang bikin aku semakin bangga dengannya. Dia sudah sholat lima waktu, sholat dhuha meski masih sesekali, sholat tahajjud dan mengaji bersamaku. 
Alhamdulillah, tiap sore menjadi momen indah untukku dan Sabrina. Karena kita bisa mengaji bersama. menghafalkan beberapa ayat dan berusaha mempelajari ayat-ayat al-quran. 

Semoga ini bisa menjadikan pola hidupnya lebih baik dan penuh berkah dari Allah SWT.

Mama sayang Nana, Nana sayang Mama...kita selalu bersama....




A letter for you

Aa...
Tadi malam, tiba-tiba rasa kangen begitu mendera hati ini.
Ingat dirimu yang begitu menyenangkan. Sosokmu yang selalu membuat hati ini selalu merindukan kehadiran dirimu.
Neng sadar, hati ini mungkin sedang galau karena perlakuan kata-kata seseorang yang baru saja dikenal dan begitu menusuk hati. Justru itu yang membuat kesal. Masa' dia baru kenal udah nyakitin. Ngapain juga diterusin ya gak. 
Rasanya masih ingat selalu akan kenangan manis kita 10 bulan yang indah di dunia.
Allah yang mempertemukan kita, Allah jua yang memisahkan kita di dua alam yang berbeda. 

Aa..
Saat ini terus terang, Neng sudah tidak berhasrat dalam menjalin hubungan kembali dengan siapapun.
Neng masih sayang sama Aa. Neng masih ingin merasakan cinta bersama Aa...walau kita ada di dua alam yang berbeda. Selama menjalin hubungan dengan Aa, ada senang dan tawa disana. Meskipun ada tangis juga disana. Tapi rasanya memang lebih tenang bersama Aa. Mungkin karena kesabaran Aa, Neng bisa begitu sayang sama Aa. 

Aa...
Waktu kita mungkin memang bukan di dunia. Waktu kita nanti di akhirat. InsyaAllah, Neng selalu berdoa pada Allah SWT agar nanti dipertemukan kembali dengan Aa, di jannah. Menjadi pengantin syurganya Allah SWT. Amiiin Yaa Rabbal Aalamiin...
Semoga Allah berkenan memberikan rahmatNya pada kita. 

Aa...
Tetaplah setia pada cinta kita ya...itulah cinta sejati yang kita cari selama ini
Rasa ketenangan, kesabaran, kepasrahan pada Sang Maha Cinta...telah mengantarkan perjalanan kita sampai pada cinta kita yang sejati.

Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku
Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati

Lembah yang berwarna
Membentuk melekuk memeluk kita
Dua jiwa yang melebur jadi satu
Dalam kesunyian cinta

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati

Waktu akan meninggalkanmu...hingga kau sadar bahwa itu sudah terlambat

Pastinya yang membaca ini sudah tahu apa hakikat waktu.
Waktu yang diberikan Sang Pencipta untuk kita terbagi menjadi beberapa satuan waktu.
1 hari = 24 jam = 1440 menit = 86400 detik
1 tahun = 12 bulan = 52 minggu = 365 hari
Berarti dalam setahun kita mendapat 31.536.000 detik. Subhanallah.
Begitu banyak waktu yang diberikan Sang Pencipta untuk kita dalam sehari,sebulan, bahkan setahun.
Diantara sekian banyak waktu, berapa banyak yang kita gunakan untuk mengingatNya ? Katakanlah dalam sehari ada 5 kali sholat wajib ? Setiap sholat wajib +/- 10 menit ? Berarti hanya 50 menit, alias 3.477 %
Ada sholat sunnah ? 5 sunat rawatib muakad. Per sholat +/- 5 menit. Berarti hanya 25 menit 1.736 %
Sholat dhuha ? 2/4/6/8/12 rakaat. Per 2 rakaat +/- 5 menit, jika 12 rakaat penuh dikerjakan, dapat 30 menit alias 2,083 %.
Sholat tahajjud ? 2/4/6/8 rakaat. Per rakaat +/- 5 menit. Jika 8 rakaat dikerjakan, dapat 20 menit, alias 1.389 %
Coba kita jumlahkan semua : 125 menit alias 8.684% dari waktu yang diberikan Sang Pencipta pada kita.

Cukupkah waktu yang begitu singkat menjadikan kita ingat padaNya ?
Saya yakin, dengan waktu yang demikian singkat sulit untuk seseorang ingat pada Tuhannya.
Tapi jumlah diatas masih lebih baik dibanding jika kita melewatkan beberapa sholat sunnah yang jarang kita kerjakan.Padahal begitu banyak waktu yang Allah sediakan untuk kita 1440 menit setiap harinya.
Mungkin kita ingat soal pekerjaan, sekolah atau hal-hal lain yang jadi kegiatan sehari-hari.
Di tengah-tengah kesibukan, kita malah ingat soal hutang, pekerjaan, keluarga,senang-senang..
Tidak salah juga sii kalau kita ingat selain Allah SWT. Karena kita masih hidup di dunia.
Lalu kapan kita memberikan hak-hak Allah SWT sebagai rasa syukur padaNya atas semua nikmat yang diberikan olehNya.

Padahal hidup kita di dunia dalam hitungan mundur. Dan semakin mendekat untuk masuk ke alam baru yaitu alam barzakh. Bagaimana persiapan kita menghadapi alam barzakh ?
Sedangkan kita malah mengejar alam dunia, padahal alam dunia akan kita tinggalkan.

Mengenaskan...tidakkah kita menyadarinya ?
Betapa kita merugi jika kita tidak mempersiapkan diri menghadapi alam yang baru : alam barzakh
Waktu semakin jauh meninggalkan kita. Kita bahkan sering lalai pada perintah Allah SWT. Sholat 5 waktu yang wajib sering kita tinggalkan. Bahkan kita sering tidak enak sama boss kita, kalau waktu sholat tiba saat kita sedang rapat atau pertemuan dengan klien. Padahal yang kita abaikan justru panggilan raja dari segala boss di dunia. Kita boleh saja segan dengan boss kita. Namun usahakan yang kita utamakan adalah panggilan Allah SWT. Karena Allah adalah raja dari segala raja di dunia. Rasanya semua tergantung niat kita. Jika kita mengutamakan Allahbdalam hidup kita.Allah pasti memberi kita jalan agar kita dipermudah untuk memenuhi panggilannya.

Suatu hari seorang karyawan berangkat menuju tempat kerjanya. Demi menghindari macet, dia berangkat pagi sekali. Sebelum azan subuh berkumandang, dia telah sampai di sepertiga tujuannya. Karena azan telah berkumandang, dia berhenti sejenak untuk melakukan sholat subuh di sebuah musholla. Setelah sholat,dia melanjutkan perjalanan ke kantornya. Tiba di kantornya,dia melakukan pekerjaannya hingga waktu dhuha tiba. Dia melakukan sholat dhuha dan kemudian melakukan pekerjaannya kembali hingga waktu zuhur. Pada waktu zuhur ia kembali sholat dan istirahat seperti biasanya. Hingga waktu ashar tiba, dia tetap melakukan pekerjaannya. Diapun segera melakukan sholat saat azan ashar berkumandang. setelah itu dia melanjutkan pekerjaannya hingga waktu pulang ke rumah tiba.
Di perjalanan,terkadang dia juga terkena macet,hingga terdengar azan maghrib sudah memanggil. Dengan kesadaran,iapun segera mencari tempat sholat dan segera memenuhi panggilan Allah SWT. Setelah sholat,ia segera melanjutkan perjalanannya ke rumah. Setiba di rumah,ia segera membersihkan badannya dan bersegera sholat isya. Selepas sholat ia mengaji dan makan malam bersama keluarganya. Dia mengakhiri harinya dengan sholat witir dan membaca surat ak-mulk agar dia selalu terlindung dalam tidurnya. Pagi dini hari karyawan ini menyempatkan untuk sholat tahajjud. Subhanallah, semoga Allah selalu memberikan keberkahan dalam kehidupannya.

Bandingkan dengan kehidupan katyawan lain yang digambarkan sebagai berikut. Pagi hari dia bangun pada pukul 5.30. Tergesa gesa dia berangkat ke kantor. Dia lupa sholat subuh. Tiba di kantor, dia terlambat dan kesiangan. Hingga ia merasa tak enak jika sholat dhuha. Akhirnya ia bekerja hingga waktu zuhur tiba. Setelah istirahat dan makan siang, ia kekenyangan dan mwmbuat dirinya jadi malas. Hingga tak sadar jam sudah hampir menunjukkan pukul 14.00. Ia berpikir, ah masih ada waktu untuk sholat zuhur, jadi aku teruskan dulu pekerjaanku,katanya dalam hati. Iapun kembali larut dalam pekerjaannya. Hingga tak terasa waktu menunjukkan pukul 14.40. Ia segera mengambil wudhu dan sholat zuhur. Tapi belum sempat dikerjakan, panggilan boss untuk meeting telah memanggil. Iapun tak jadi sholat. Ia penuhi keinginan bossnya dengan patuh,sementara panggilan Allah ia abaikan. Ia berpikir, sudahlah, toh masih ada waktu ashar. Tapi dari jauh kini terdengar suara 'kroook'.. 'krook'... segenap peserta meeting hanya menahan senyum atas suara itu. Tak seorangpun menyadari apa yang tengah terjadi diantara mereka.Meetingpun usai dan dibubarkan. Tepat ketika jam menunjukkan pukul 16.00. Semua orang pergi meninggalkan ruang meeting. Tapi si karyawan ini masih asyik dengan posisinya. Kini tak ada lagi suara. Teman temannya berusaha membangunkan tubuhnya, tapi ia tak lagi bergerak. Teman yang lain berusaha membangunkannya. Tapi percuma. Ia telah pergi, menghadap Sang Pencipta.

Astagfirullahaladziim, jangan sampai waktu yang diberikan Allah SWT untuk kita, terbuang percuma tanpa ibadah dengan Allah SWT. Allah rindu pada hambanya yang juga merindukan diriNya. Jangan sampai waktu yang meninggalkan kita hingga kita terpenjara oleh waktu itu sendiri.

Mari,kita manfaatkan waktu yang tersisa dari umur kita untuk beribadah kepada Allah,agar berguna hidup kita di dunia dan menjadi bekal di akhirat kelak.




Selasa, 09 April 2013

6 Wasiat Imam Ghazali


Suatu hari, Imam Al Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu sang Imam bertanya:

1. “Apa yang PALING DEKAT dengan diri kita di dunia ini ?”.
     Murid-muridnya menjawab: “Orang tua, guru, kawan dan sahabatnya”.
     Imam Ghazali menjelaskan, “Semua jawaban itu benar. Tapi yang paling dekat dengan kita    adalah"MATI”.

Sebab itu memang janji Allah SWT bahwa dalam Surah Ali ‘Imran ayat 185

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”.

Maut bisa datang menjemputmu sewaktu-waktu tanpa kita tahu, dimanapun kamu bersembunyi, maut tetap akan datang menghampirimu tanpa kamu tahu kapan itu terjadi. Tapi ingat pula sabda Rasululloh saw :“Janganlah kamu takut mati karena pasti terjadi, janganlah kamu minta mati datang kepadamu dan janganlah kamu berbuat yang mendekatkan dirimu dengan mati”.

Lalu Imam Ghazali meneruskan dengan pertanyaan yang kedua

2. “Apa yang PALING JAUH dari diri kita di dunia ini ?”.
     Murid-muridnya menjawab: “Negeri Cina, bulan, matahari dan bintang-gemintang”.
     Lalu Imam Ghazali menjelaskan bahwa semua jawaban itu benar. Tapi yang paling benar adalah “MASA  LALU”.

Walau dengan cara apapun kita tidak pernah akan dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kamu harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang menjadi lebih baik dari hari sebelumnya dan isi dengan beribadah kepada Allah SWT dan berbuatlah baik kepada sesama manusia agar kamu selamat.

3. “Apa yang PALING BESAR di dunia ini ?”.
    Murid-muridnya menjawab: “Gunung, bumi, matahari”.
    Lalu Imam Ghazali menjelaskan bahwa semua jawaban itu benar. Tapi yang paling benar adalah “NAFSU”

Firman Allah SWT dalam Surah Al A’raf ayat 179,

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi”.

Kemarahan, perzinahan, pencurian, perkelahian, peperangan dan pembunuhan, semua dimulai dari “nafsu” yang tidak terkendali. Oleh karena itu berhat-hatilah dengan nafsu-mu, jangan sampai nafsu membawa kamu ke neraka.

4. “Apa yang PALING BERAT di dunia ini ?”
     Murid-muridnya menjawab: “Besi, gajah”.
     Semua jawaban itu benar. Tapi yang paling berat adalah “MEMEGANG AMANAH”
     Firman Alloh SWT dalam surah Al Ahzab:72.

    ”Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta  mereka untuk menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah tsb, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena tidak dapat memegang amanahnya.”

     Memegang amanah itu berat, dan siapa yang berkhianat dan tidak memegang amanah, ialah orang munafik.

5. “Apa yang PALING RINGAN di dunia ?”
     Ada yang menjawab: “Kapas, angin, debu dan dedaunan”.
     Semua itu benar, kata Imam Ghazali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah “MENINGGALKAN SHALAT”.
     Gara-gara cinta kepada lawan jenis, cinta kepada dunia (kekayaan), keluarga, pekerjaan kamu dengan  ringan meninggalkan sholat, gara-gara bermusyawarah kamu dengan ringan meninggalkan shalat.

6. “Apakah yang PALING TAJAM di dunia ?”.
     Murid-muridnya menjawab serentak: “Pedang !”.
     Imam Ghazali membenarkan, tapi yang paling tajam adalah “LIDAH MANUSIA”.
     Karena melalui lidahnya, manusia bisa melukai dan menyakiti hati saudara dan tetangganya sendiri.
     Luka akibat pedang masih bisa diobati, tapi luka kerena lidah kemana obat akan dicari.

Semoga bermanfaat dan dapat diambil hikmah-Nya …